Rasio aktivitas digunakan untuk mengetahui aktivitas aktiva pada tingkat kegiatan tertentu. Rasio Aktivitas ini meliputi :
a. Perputaran Piutang
b. Perputaran Persediaan
c. Perputaran Aktiva Tetap
d. Perputaran Total Aktiva
 |
Jenis Analisis Rasio |
5. Pasar
Rasio Pasar digunakan untuk mengukur harga pasar relatif terhadap nilai buku. Rasio pasar ini meliputi :
a. Price Earning Ratio (PER)
b. Dividend Yield
c. Dividend Payout Ratio (DPR)
Sedangkan menurut Keputusan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia No. 96/Kep/M.KUKM/IX/2004 tentang Pedoman Standar Operasional Manajemen Koperasi Simpan Pinjam dan Unit Simpan Pinjam Koperasi pasal 33 mengenai Pengukuran kinerja KSP/USP Koperasi sebagaimana dimaksud dalam pasal 28 menyebutkan bahwa analisis rasio yang digunakan dalam pengukuran kinerja keuangan pada koperasi meliputi rasio likuiditas, solvabilitas dan rentabilitas. Berdasarkan pernyataan tersebut, diantara ke lima analisis rasio yang digunakan untuk menganalisis kinerja keuangan pada perusahaan (Munawir : 2002), tiga diantaranya dapat diterapkan dalam menganalisis kinerja keuangan koperasi. Ketiga rasio tersebut meliputi:
1. Likuiditas
Rasio likuiditas yang dapat digunakan pada koperasi meliputi:
a. Current Ratio
b. Cash Ratio
2. Solvabilitas
Rasio Solvabilitas yang dapat digunakan pada koperasi meliputi:
a. Rasio Total Hutang terhadap Total Asset
b. Rasio Hutang Jangka Panjang terhadap Total Ekuitas
3. Rentabilitas
Rasio Rentabilitas yang dapat digunakan pada koperasi meliputi:
a. Return Of Investment
b. Return On Equity